Arema Malang, misalnya. Klub berjuluk Singo Edan itu menganggap jadwal sudah proporsional. Persoalan recovery masing-masing tim juga sudah dipertimbangkan.
''Untuk sementara, kami tidak masalah,'' kata asisten manajer Arema M. Taufan. Bahkan, Arema justru diuntungkan. Meski putaran kedua dimulai 3 Januari 2009, Singo Edan baru tampil perdana pada 2 Februari nanti menjamu Persik Kediri. Artinya, ada masa persiapan lebih panjang dibandingkan dengan kontestan lain.
Selain itu, Arema dapat keuntungan dengan empat laga home secara beruntun. Yakni, menjamu Persipura Jayapura (28/2), Persiwa Wamena (8/3), Persela Lamonan (14/3), dan Persija Jakarta (23/3).
Pada putaran pertama, di antara empat laga away beruntun ke kandang Persipura, Persiwa, Persela, dan Persija, Arema hanya mendulang satu poin. Hasil itu didapat saat Arema bermain imbang 2-2 dengan Persela. ''Inilah kesempatan kami untuk mendulang poin sempurna,'''tutur Taufan.
Tentang kebiasaan BLI yang tidak konsisten dalam menetapkan jadwal, Taufan mencoba berpikir positif. Dia tidak mau berandai-andai dengan jadwal yang telah tersusun tersebut. Apalagi, jadwal yang ada belum dilakoni. ''Sepertinya, BLI tidak mungkin akan mengubah jadwal lagi," ujarnya.
Pelatih Arema Gusnul Yakin pun menyambut positif jadwal putaran kedua. Dia mengaku punya banyak waktu dalam mempersiapkan anak didiknya. ''Ini kesempatan saya untuk terus memburu pemain dan mempersiapkan tim sebaik-baiknya,'' katanya.
Gusnul tidak terlalu risau jika nanti ada perubahan jadwal. Sebab, jika itu terjadi, yang kena imbas tidak hanya Arema, tapi juga tim lain. ''Saya kira, BLI mengubah jadwal tersebut karena ada sebab akibatnya. Bagi saya, itu tidak masalah,'' ucap mantan pelatih Persiba Balikpapan tersebut.
Senada dengan Arema, kubu Persija Jakarta pun menyambut positif jadwal putaran kedua. Asisten Manajer Pesija Ferry Indrasjarief mengaku bisa menerima jadwal yang sudah dirilis BLI itu. Terutama dalam hal waktu dan persiapan masa recovery. ''Jika tidak ada perubahan, kami tidak keberatan dengan jadwal yang sudah ditetapkan,'' katanya.
Lain lagi dengan Persitara Jakarta Utara. Mereka keberatan dan melayangkan protes tertulis kepada BLI. ''Terutama untuk laga perdana. Kami keberatan tanggal 24 (Desember) diundur menjadi tanggal 3 Januari. Itu'kan setelah tahun baru, kami kesulitan mengumpulkan pemain yang sedang liburan. Kami minta BLI merubah tanggal tersebut,'' kata Manajer Persitara Hary "Gendhar" Ruswanto.
2008/12/15
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar